Kota Pontianak memiliki kain
khas tradisional yang disebut kain corak insang. Kain ini biasanya dipergunakan
untuk melengkapi pakaian tradisional.Untuk kaum perempuan digunakan dengan baju
kurung sedang untuk laki-laki digunakan untuk’teiok belanga. Kain ini biasanya
digunakan pada acara-acara tradisional seperti perkawinan.
Dewasa ini, mulai dari pegawai
negeri sipil hingga murid sekolah mengunakan baju bercorak insang ini. Bahkan,
corak ini menjadi identitas Kota Khatulistiwa. Bahkan beberapa designer dari
Kota Pontianak mulai memadu-padankan corak insang ini ke dalam design
pakaiannya dan dipamerkan hingga ke tingkat nasional dan internasional. Corak
insang juga sudah akrab dipakai anak muda lewat padu padannya yang serasi.
Batik memang warisan budaya negara kita yang sempat
heboh perebutannya dengan negara tetangga. Tetapi tidak semua batik kan diklaim
oleh mereka? Contohnya batik corak insang ini yang kayaknya belum banyak yang
mengenalnya. Dari smeua corak batik yang saya kenal memang corak insang aalah
yang paling saya sukai dan selain itu saya juga suka yang corak dayak
Kalimantan. Bukan karena saya lahir dan besar di Kalimantan Barat tetapi karena
coraknya yang simpel.
Motif corak insang tak hanya melekat
pada pakaian saja. Tas, dompet, sendal, sepatu, dan aksesoris lainnya, juga
banyak yang menggunakan motif corak insang. Aksesoris motif ini laku di tokoh
cinderamata dan diminati para wisatawan lokal dan internasional yang berkunjung
ke kota ini.

